March 19, 2019
  • 10:11 pm HAMBA TUHAN YANG SETIA
  • 1:18 am YANG MENABUR BANYAK, AKAN MENUAI BANYAK
  • 5:45 pm ‘INILAH ANAK YANG KU KASIHI, DENGARKAN DIA”
  • 2:57 pm SEMPURNA SEPERTI BAPA
  • 4:00 pm PERGILAH BERDAMAI DAHULU DENGAN SAUDARAMU

Bukalah telingamu bagi orang lemah

ORANG Lemah artinya ‘orang yang tidak kuat, tidak bertenaga’ (KBBI). Senin sore 24 September 2018, kami bersemadi di kapel adorasi Karmel Jakarta, kemudian mengikuti Misa di Gereja Katedral Jakarta Pukul 18.00 WIB. Usai urusan rohani, Mobil kami, ‘Santa Theresia dari Calkuta’ Jakarta melaju menyusuri jalanan kota Jakarta menemui para pemulung, membawa bagian santap malam mereka. Mereka terdiri dari anak-anak sampai orangtua, laki dan wanita! Umumnya mereka tidur di pinggiran jalan trotoar, dalam gerobak dan emperan Gedung beralaskan koran. Itulah hari ke-2, perjalanan saya bersama komunitas kerasulan doa dan peduli orang kecil. Pagi ini, Amsal berbicara sangat kuat tentang orang kecil. Kita perlu membuka telinga bagi orang kecil agar dapat menemukan jawaban atas doa-doa kita (Ams.21:13). Malam itu, saat saya tunduk membangunkan para pamulung untuk santap malam, ada suara berbisik dari dalam hati saya: ‘Inilah saatnya engkau menyembah AKU bukan hanya di dalam gedung-gedung gereja yang megah, tetapi terlebih juga di tempat di mana ada ketidakadilan, ada tangis dan dukacita’. Firman Tuhan itu hadir secara nyata dalam pengalaman hidup sederhana! Justru Allah selalu hadir dalam kesederhanaan untuk membuat kita lebih mengerti tentang SabdaNya, tentang perbuatan-perbuatanNya yang ajaib (Mzm.119:27,34,35). Untuk lebih mengerti tentang Kitab suci, kita perlu tunduk menemui pengalaman hidup sederhana seperti ‘mengampuni, menghargai nilai persaudaraan lebih dari kepentingan diri sendiri, mengutamakan mereka yang lemah dan kurang beruntung’. Dengan berderma selama bulan kitab suci ini, kita menyadari betapa kita tidak boleh merampas bagian untuk orang kecil yang Tuhan beri melalui ‘tangan kita’. Karena itu, berilah dengan tulus agar anda menemukan jawaban atas doa-doamu, saat kamu berseru kepada DIA sumber kehidupan! Di tengah komunitas para pamulung, Sabda Yesus kembali meneguhkan hatiku. “Ibu dan saudara-saudaraKu adalah mereka yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya’ (Luk.8:21). Membuka telinga bagi orang lemah adalah jalan untuk mendengarkan dan melaksanakan firman Tuhan! Sejauhmana saya membuka telinga bagi orang lemah? (Rev.Fr.Antonius Prakum Keraf)***

komsoslarantuka

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT