May 22, 2019
  • 2:04 pm AKULAH POKOK ANGGUR YANG BENAR
  • 2:31 am JADILAH PRIBADI YANG MEMANCARKAN DAMAI SEJAHTERA ALLAH
  • 1:16 am DAMAI ABADI TUHAN
  • 1:49 am AGAR KAMU SALING MENGASIHI
  • 11:33 pm JIKA KAMU MEMINTA SEAUATU DALAM NAMAKU

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.”

Yoh. 13:21-33. 36-38.

Yesus masuk dalam kemuliaan, memulai tahap akhir hidup-Nya. Yesus memasuki saat-saat yang paling genting dalamm hidupNya. Karena taat pada kehendak Bapa maka Yesus harus masuk dalam pergulatan. Yesus memohon bila mungkin, piala penderitaan dilewatkan, namun akhirnya Ia menyerah: “Jadilah menurut kehendakMu”. Salah seorang dari antara para rasul yakni Yudas Iskariot, sang bendahara pergi dan menyangkalNya. Selain itu Petrus juga menyangkal Yesus, bahkan sampai tiga kali.
Dalam pergulatan dan ketaatan kepada kehendak Bapa, serta keputusan akhir menurut kehendak Bapa, Yesus harus siap menanggung derita, cemoohan, olokan, kesaksian palsu dan penyerahan total seluruh hidup tanpa noda.
Yesus dimuliakan karena Ia berhasil memulihkan kemuliaanBapa, Dunia dan manusia. Seluruh hidup Yesus adalah ditujukan kepada Bapa dan diperuntukkan bagi dunia dan manusia. Nama Tuhan dalam salib dimuliakan dan keselamatan terpancar bagi manusia.
Pergulatan saat akhir adalah pergulatan cinta. Inilah perayaan cinta. Cinta yang satu untuk kemuliaan Tuhan dan keselamatan manusia. Di mata manusia kita melihat kengerian penderitaan, tetapi di mata Yesus sendiri adalah kemuliaan.
Membina iman akan Yesus adalah sebuah relasi cinta kepada Tuhan dan sekaligus cinta kepada sesama. Berkorban untuk sebuah tujuan yang mulia adalah tuntutan. Iman kepada Kristus mengharapkan kesetiaan kepadaNya dalam untung dan malang. Kita perlu sikap bertobat seperti Petrus.

Selamat pagi.
Tuhan memberkati

komsoslarantuka

RELATED ARTICLES
LEAVE A COMMENT