May 22, 2019
  • 2:04 pm AKULAH POKOK ANGGUR YANG BENAR
  • 2:31 am JADILAH PRIBADI YANG MEMANCARKAN DAMAI SEJAHTERA ALLAH
  • 1:16 am DAMAI ABADI TUHAN
  • 1:49 am AGAR KAMU SALING MENGASIHI
  • 11:33 pm JIKA KAMU MEMINTA SEAUATU DALAM NAMAKU

“Kamu Harus Dilahirkan Kembali” Yoh.3:1-8 Karena hidup manusia beriman berasal dari Roh dan bukan dari darah atau daging, berasal dari atas dan bukan dari dunia maka manusia beriman harus “dilahirkan kembali”. Artinya bahwa manusia beriman mengenakan Kristus dan mencari yang di atas. Hidup yang telah kita terima dari awal harus dirombak, diubah. Hidup yang dijiwai […]

READ MORE

“Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” Mrk. 16:9-15. Krisis kepercayaan diri para murid akibat kematian Yesus selalu ada sekalipun Yesus berulang-ulang kali menampakan diri-Nya. Yesus tetap menyiapkan murid-Nya untuk menjadi matang dan memiliki kepercayaan diri yang handal. Para murid harus siap menjadi utusan dan pewarta Kabar Sukacita. Hal ini membutuhkan iman yang […]

READ MORE

“Itu Tuhan” Yoh. 21:1-14. Semua peristiwa di danau mencapai Tiberias mencapai puncaknya dalam peristiwa pengenalan diri Yesus dan menarik semua orang untuk datang padaNya. Yesus menunjukkan bahwa diriNya tetap menjadi pisat dan tujuan hidup para rasul. Seruan St. Yohanes Rasul, “Itu Tuhan”, pada peristiwa penampakan Yesus di tepi danau Tiberias, merupakan wujud hati manusia yang […]

READ MORE

“Ia memperlihatkan tangan dan kakinya kepada mereka.” Luk. 24:35-48. Para murid Yesus sangat trauma dengan kematian Yesus yang sangat tragis. Hal ini berpotensi menghancurkan masa depan hidup mereka. Maka penampakan Yesus adalah terapi yang paling ampuh untuk membangkitkan kembali rasa percaya diri dari para rasul dan murid Yesus. Yesus terus hadir dan meneguhkan kita umatNya. […]

READ MORE

“Yesus Wafat di Salib” Yoh.18:1-19:42 Penjelmaan Yesus itu pengosongan diri Sang Putera Allah.Pengosongan diri terjadi secara bertahap. Dan tahap terakhir adalah kematian sebagai hamba di kayu salib, pengosongan total. Yesus sejak semula ada pada Bapa dan setara dengan Allah. Tahap pertama, Ia mengosongkan diri dari segala yang meninggikan kedudukanNya. Tahap berikut Ia mengambil rupa seorang […]

READ MORE

“Tiga puluh keping perak” Mat.26:14-25 Penjualan Yesus oleh Yudas dengan nikai paling tinggi 30 keping perak sekaligus penjualan dirinya. Inilah pengkhianatan paling menjijikan. Berte0atan dengan hari raya demokrasi Republik Indonesia, injil menggugah kesadaran diri kita sebagai warga negara dan sekaligus bangsa Indonesia. Kita pribadi juga adalah pribadi yang memiliki martabat mulia dihada0an Allah dan sesama. […]

READ MORE

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.” Yoh. 13:21-33. 36-38. Yesus masuk dalam kemuliaan, memulai tahap akhir hidup-Nya. Yesus memasuki saat-saat yang paling genting dalamm hidupNya. Karena taat pada kehendak Bapa maka Yesus harus masuk dalam pergulatan. Yesus memohon bila mungkin, piala penderitaan dilewatkan, namun akhirnya Ia menyerah: “Jadilah menurut kehendakMu”. […]

READ MORE

“Yesus menghargai pernyataan cinta” Yoh.12:1-11 Di rumah Lazarus yang dibangkitkan oleh Yesus, Maria meminyaki kaki Yesus dengan minyak narwastu dan menyekanya dengan rambutnya. Sebuah peristiwa cinta yang dilakukan Maria terhadap Yesus sekaligus sebagia sebuah peringatan atas hari kematian Yesus. Dua tegangan inilah yang terpancar keluar dalam peristiwa ini. Di satu sisi Yesus membiarkan Maria melakukan […]

READ MORE

“Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan” Luk.19:28-40 Seruan rakyat yang mengarak Yesus memasuki kota Yerusalem menunjukan Yesua adalah Raja. Raja yang datang dengan kelemahlembutan, Raja yang merindukan rakyatNya berkumpul untuk menyatakan cinta kasih-Nya. Memang hal ini juga menyatakan keinginan dan kerinduan rakyat yang mendambakan datangnya raja damai. Sebuah emosional rakyat yang berusaha mengadakan pesta […]

READ MORE

“Lebih Baik satu Orang Mati Bagi seluruh Bangsa” Yoh.11:45–56 Setelah menyaksikan mujizat yang dibuat Yesus yakni membangkitkan Lazarus, beberapa orang Yahudi dan orang Farisi serta imam kepala membangun persekongkolan untuk membunuh Yesus. Sebuah ketakutan kalau-kalau semua rakyat mengikuti Yesus. Alasan utama adalah ketakutan pada kekuasaan yang beralih tangan kepada orang Roma. Sebuah ketakutan yang tidak […]

READ MORE