March 19, 2019
  • 10:11 pm HAMBA TUHAN YANG SETIA
  • 1:18 am YANG MENABUR BANYAK, AKAN MENUAI BANYAK
  • 5:45 pm ‘INILAH ANAK YANG KU KASIHI, DENGARKAN DIA”
  • 2:57 pm SEMPURNA SEPERTI BAPA
  • 4:00 pm PERGILAH BERDAMAI DAHULU DENGAN SAUDARAMU

“Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa” Luk. 5:27-32 Ketika Yesus memanggil pemungut cukai, maka dengan sendirinya derajat dan martabat si pemungut cukai diangkat kembali. Situasi keterpurukan pemungut cukai diangkat ke satu tingkat yang lebih tinggi dan mulia. Panggilan Yesus membangkitkan rasa percaya diri, bahwa mereka masih memiliki tempat yang layak sebagai […]

READ MORE

“PUASA YANG SEJATI” Mat.9:14-15 Puasa yang memiliki makna adalah puasa yang bukan sekedar rutinitas tahunan. Puasa bukan karena waktu yang telah ditetapkan oleh penanggalan liturgi. Puasa bukan karena dikuasai oleh kebiasaan semata. Namun puasa yang sejati adalah puasa yang lebih menekankan makna dan arti yang sebenarnya. Demikianlah makna puasa yang ditekankan oleh Yesus. Puasa yang […]

READ MORE

” Barang siapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya” Luk. 9:22-25 Yesus mengungkapkan kalimat ini, karena perjuangan-Nya tidak berakhir dengan maut di dunia, tetapi ia merintis jalan di surga. Kehilangan nyawa demi keselamatan banyak orang adalah perbuatan yang mulia dihadapan Allah. Maka barang siapa memelihara nyawanya tanpa menaruh cinta kepada Tuhan dan sesama maka […]

READ MORE

“YANG TERDAHULU MENJADI YANG TERAKHIR” mrk.10:28-31 Pengabdian kepada Tuhan yang selalu menghitung jasa, kehebatan atau kebanggaan diri tidak diperhitungkan oleh Tuhan. Tuhan dalam pengabdian seorang manusia beriman, lebih mementingkan kerendahan hati, ketulusan dan sikap pasrah. Orang yang sombong, yang bangga akan dirinya sering menjadi orang terakhir dalam hitungan Tuhan. Dan hal ini menuntut semua manusia […]

READ MORE

“Pergi juallah apa yang kau miliki, dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin.” Mrk.10:17-27. Pemuda kaya datang kepada Yesus untuk bertanya tentang jalan menuju hidup kekal. Yesus mengajarkan suatu pengalaman baru yakni kebebasan bathin terhadap harta duniawi. Pemuda kaya itu melewatkan rahmat yang tak mungkin kembali lagi karena ia masih melekatkan batinnya pada harta duniawi. Ia […]

READ MORE

Minggu Biasa VIII Sir. 27:4-7, 1 Kor. 15:54-58, Luk.6:39-45 ” KELUARKAN BALOK DI MATAMU ” Orang dapat dinilai dari apa yang terpancar keluar, karena yang keluar selalu mengungkap kedalaman hatinya. Manusia sering melihat apa yang nampak pada sesama dan kurang untuk melihat dan menilai diri sendiri. Ada aspek menutup diri atau menyembunyikan keadaan diri. Ia […]

READ MORE

“Biarkan Anak-Anak Datang Kepada- Ku” Mrk10:13-16 Bagi Tuhan dan bagi kita makluk ciptaan, anak-anak adalah masa yang mulia dan berharga.Yesus melihat kesucian mereka yang abadi. Memang penglihatan Yesus berbeda dengan penglihatan para murid-Nya. Ketika hati seorang ibu yang mendamba membawa anaknya kepada Yesus, dihalangi oleh para murid dengan alasan kemanjaan ibu dan anak serta hanya […]

READ MORE

“Keduanya Itu, Menjadi Satu Daging” Mrk.10:1-12 Orang Farisi kembali mencari jalan untuk mencobai Yesus. Kali ini pertanyaan seputar perkawinan dan perceraian. Mereka memegang sebuah prinsip hukum sejak jaman Musa bahwa perceraian bisa terjadi sesudah ia menandatangani surat cerai. Tanpa mengerti latarbelalakang Musa mengizinkan perceraian, orang Farisi memegang dan menjadikan itu resmi dan legal bagi mereka semua. Pertanyaan ini muncul […]

READ MORE

“Jika Tanganmu menyesatkan Engkau, Penggalah !” Mrk.9:41-50 Sabda Yesus hari ini keras. Setiap anggota tubuh yang menyesatkan jiwa hendaklah dipenggal/dicungkil. Bahkan jika pribadimu menyesatkan seorang anak kecil maka diikatkan batu pada lehermu dan dibuang ke laut. Kedengaran tegas dan sadis. Namun inilah bukti bahwa Yesus begitu mencintai anak kecil yang polos dan murni hatinya. Yesus […]

READ MORE

“Barang siapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita” Mrk.9:38-40 Ketika menyaksikan orang lain mengusir setan dalam nama Yesus, para murid menegur orang tersebut. Seakan ada jurang pemisah terbentang antara para murid dan orang lain. Para murid merasa tersaingi ketika orang lain juga beriman dan melakukan karya keselamatan dalam keyakinan akan karya Yesus sendiri. […]

READ MORE